Dokumen Jasa Raharja Kabupaten Malaka

Dokumen Jasa Raharja Kabupaten Malaka

Peduli Korban Kecelakaan, Jasa Raharja Malaka Terus Berkomitmen Beri Santunan

Jasa Raharja Kabupaten Malaka terus menunjukkan kepeduliannya bagi korban kecelakaan lalu lintas. Terbukti, selama Tahun 2021 lalu, Jasa Raharja Kabupaten Malaka sudah membayar santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan sebesar Rp590.307.573,00.

Santunan itu diberikan bagi para korban kecelakaan yang meninggal dunia maupun luka-luka. Hal tersebut diungkapkan oleh Penanggung Jawab Jasa Raharja Wilayah Kabupaten Malaka, Trisno Fanggidae.

Ia merincikan, pada tahun 2021 terdapat 50 kasus kecelakaan di Wilayah Hukum Polres Malaka. Dari jumlah kasus itu, ada 83 orang yang menjadi korban kecelakaan. Yakni 13 orang meninggal dunia dan 70 lainnya mengalami luka.

"Dalam pembayaran santunan meninggal dunia, target yang diberikan 3 hari, namun untuk wilayah Malaka secara rata-rata 1 hari 50 jam santunan sudah bisa diterima oleh ahli waris korban," jelas Trisno, Rabu (19/01/2022).

Lebih lanjut Trisno mengatakan, santunan yang diberikan oleh negara melalui Jasa Raharja merupakan wujud kehadiran negara.

"Dengan santunan ini dapat meringankan beban duka dari keluarga korban atau ahli waris," imbuhnya.

Khusus untuk korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit, Jasa Raharja menanggung biaya perawatan maksimal Rp20.000.000,00.

Sedangkan untuk korban yang biaya perawatannya melebihi Rp20.000.000,00, bisa menggunakan BPJS untuk pembiayaan lanjutan karena Jasa Raharja dan BPJS sudah bekerjasama dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas.

Trisno juga menuturkan, Jasa Raharja yang tergabung dalam Group Holding Perasuransian dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group terus  berkomitmen memberikan pelayanan terbaik,mudah, cepat dan tepat sebagai wujud hadir Negara bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan lalu lintas jalan.

Tak lupa ia mengingatkan masyarakat untuk terus taat dan berhati-hati dalam berlalu-lintas.

"Saya menghimbau kepada masyarakat, agar selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengenakan helm. Ingat keselamatan nomor satu," pungkas Trisno.