Ranil Wickremesinghe

Ranil Wickremesinghe

Krisis Sri Lanka: Baru Ditunjuk Tiga Hari, Perdana Menteri Langsung Dibaikot

Ranil Wickremesinghe baru ditunjuk menjadi Perdana Menteri Sri Lanka pada Kamis (12/5/2022) lalu. Sayangnya, Wickremesinghe gagal mendapat oposisi, walau telah berusaha mengumpulkan koalisi lintas partai yang dapat mulai memperbaiki keuangan negara pulau yang hancur itu.

Dilansir dari AFP, partai-partai oposisi menyebut jabatan perdana menterinya tidak sah dan beberapa anggota parlemen menuntut pemilihan baru.

Wickremesinghe malah terpaksa mengandalkan dukungan anggota parlemen yang bersekutu dengan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa, yang pemerintahannya disalahkan oleh banyak orang karena memimpin ekonomi Sri Lanka ke ambang kehancuran.

Kantor Rajapaksa mengumumkan pengangkatan empat menteri lainnya pada Sabtu (14/5/2022) termasuk Gamini Peiris, yang kembali ke kementerian luar negeri hanya beberapa hari setelah kehilangan pekerjaannya ketika kabinet sebelumnya dibubarkan.

Peiris dan tiga orang yang ditunjuk lainnya -- untuk administrasi publik, pembangunan perkotaan dan energi -- semuanya adalah anggota partai Rajapaksa Podujana Peramuna (SLPP).

Pos kementerian keuangan yang sangat penting tetap kosong, padahal Sri Lanka sangat membutuhkannya di tengah negosiasi untuk bailout Dana Moneter Internasional IMF.

Sebelumnya pada Sabtu (14/5/2022), legislator dari SLPP mengadakan pertemuan tertutup di mana mereka memutuskan untuk mendukung perdana menteri yang baru.

"Kami memiliki keraguan tentang Wickremesinghe, tetapi demi kepentingan nasional untuk menarik negara keluar dari kekacauan ekonomi, kami memutuskan untuk mendukung PM," kata seorang anggota parlemen partai kepada AFP.

Oposisi utama Samagi Jana Balawegaya (SJB) dan empat partai lainnya telah menolak untuk mendukung pemerintah sementara Rajapaksa tetap menjadi presiden.

Demonstrasi publik besar-besaran selama berminggu-minggu mengutuk presiden atas salah urus pemerintahannya dan dugaan korupsi.

Ratusan orang tetap berada di luar kantornya di tepi laut di ibu kota Kolombo di sebuah kamp protes yang selama sebulan terakhir menuntut pemimpin itu mundur.

Mahinda Rajapaksa, kakak laki-laki presiden, mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada Senin (9/5/2022) setelah para pendukungnya menyerang pengunjuk rasa yang damai.

Setidaknya sembilan orang tewas dan lebih dari 200 terluka dalam bentrokan berikutnya. Puluhan rumah loyalis Rajapaksa dibakar oleh massa yang marah.

Mahinda sejak itu dilarang oleh pengadilan untuk meninggalkan negara itu dan telah berlindung di pangkalan angkatan laut Trincomalee di timur Sri Lanka.

Pasukan sejak itu memulihkan ketertiban dan jam malam nasional telah berlaku hampir sepanjang minggu.

Krisis akan makin buruk

Wickremesinghe mengatakan kepada wartawan tak lama setelah menjabat bahwa negara itu sedang mengalami krisis terburuk yang pernah ada.

Sri Lanka telah mengalami kekurangan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan selama berbulan-bulan, yang menurut Wickremesinghe akan menjadi lebih buruk.

Ranil Wickremesinghe ditunjuk untuk meredakan protes. Ini adalah tugas keenam anggota parlemen oposisi itu sebagai perdana menteri.

Dalam wawancara pertamanya sejak menjabat, Wickremesinghe mengatakan kepada BBC bahwa dia akan memastikan keluarga mendapatkan tiga kali makan sehari.

Menghimbau dunia untuk lebih banyak bantuan keuangan, dia berkata "tidak akan ada krisis kelaparan, kita akan menemukan makanan".

PM baru menggambarkan ekonomi Sri Lanka sebagai "rusak", tetapi dia mengatakan pesannya kepada orang-orang Sri Lanka adalah "bersabarlah, saya akan membawa semuanya kembali".

"Menyalahkan tidak akan mengarah pada tindakan, saya di sini untuk melihat orang-orang terpelihara," katanya.

Namun dia menambahkan bahwa dia "akan mengubah semua kebijakan pemerintah Rajapaksa".

Dia juga meminta masyarakat internasional untuk membantu.

"Kami membutuhkan bantuan Anda selama setahun, apa pun yang kami dapatkan dari Anda akan kami balas. Bantu kami melakukannya. Kami adalah demokrasi terpanjang dan tertua di Asia," katanya.