Ilustrasi balon udara liar. Petugas mengamankan balon udara yang jatuh di SPBU Kalijambe, Sragen, Jumat (5/6/2020) | Foto: dok Polsek Kalijambe, Sragen

Ilustrasi balon udara liar. Petugas mengamankan balon udara yang jatuh di SPBU Kalijambe, Sragen, Jumat (5/6/2020) | Foto: dok Polsek Kalijambe, Sragen

Pilot Laporkan Balon Udara Terbang Bebas Waktu Idul Fitri Kemarin

Pilot dan masyarakat laporkan adanya  sejumlah balon udara yang terbang bebas hingga ketinggian 35.000 kaki (10,600 meter di atas permukaan air laut) di wilayah Jawa Tengah dan Jogja pada hari H Lebaran Idul Fitri kemarin, Senin (2/5/2022). Peristiwa dilaporkan pada AirNav Indonesia.

"AirNav telah memetakan area sebaran balon udara liar berdasarkan laporan yang masuk dan menerbitkan sejumlah Notice To Airmen (NOTAM) terkait," kata Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Rosedi dilansir dari Antara, Selasa (3/5).

Berikut ini detail beberapa laporan terkait balon udara. Di antaranya di wilayah sekitar Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jogja).

  1. 07.00 WIB: 3 buah balon di sebelah barat poin SRONO dengan ketinggian 7.000 kaki (laporan Pilot Batik Air rute Jakarta-Banyuwangi)
  2. 08.00 WIB: 1 buah balon di daerah Magelang dengan ketinggian 2.500-3.000 kaki dan terus naik (laporan warga)
  3. 08.34 WIB: 1 buah balon di sebelah timur laut Kota Surabaya dengan ketinggian 31.000-32.000 kaki (laporan Pilot Citilink rute Banyuwangi-Jakarta)
  4. 08.56 WIB: 3 buah balon di sebelah barat Kota Jogja dengan ketinggian 10.000-21.000 kaki (laporan Pilot Citilink rute Jogja-Jakarta)
  5. 09.03 WIB: 1 buah balon di sebelah barat Kota Jogja dengan ketinggian 15.000 kaki (laporan Pilot Super Air Jet rute Jogja-Jakarta)
  6. 09.40 WIB : kumpulan balon (20-25 buah) di sebelah barat Kota Semarang dengan ketinggian 14.000-17.000 kaki (laporan Pilot Citilink rute Jakarta-Semarang)
  7. 11.45 WIB: 1 buah balon di atas Gunung Semeru dengan ketinggian 350.00 kaki (laporan Pilot Air Asia rute Jakarta-Bali)
  8. 12.26 WIB: 5 buah balon di sebelah barat Kota Jogja dengan ketinggian 9.000 kaki (laporan Pilot Lion rute Jakarta-Jogja)

NOTAM yang telah dilakukan di antaranya:

  1. A1024/22 (29 April-21 Mei 2022) : All Traffic Within Semarang Control Area are Caution Advised due to Balloon Appearance. Remark : All Pilot are Requested to Inform ATC if See the Balloons Within Semarang Control Area
  2. A1046/22 (2-5 Mei 2022) : All Pilot are Requested to Inform ATC if See the Balloons
  3. A1047/22 (2-10 Mei 2022) : All Traffic Caution Advised due to Balloon Appearance Centred on Coordinates 074102.00S1093937.00E Within 25NM Radius. Remark : All Pilot are Requested to Inform ATC if See the Balloons

Rosedi menyampaikan AirNav berkoordinasi dan berperan serta secara intensif dengan pemangku kepentingan penerbangan, di antaranya dengan sejumlah Pemerintah Daerah, POLRI, TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaui Direktorat Keamanan Penerbangan (Dirkampen), Direktorat Navigasi Penerbangan (Dirnavpen), Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya (Otban III), dan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali (Otban IV).

Langkah koordinasi tersebut dilakukan untuk memantau laporan aktivitas balon udara liar dan melakukan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan potensi bahaya balon udara liar bagi penerbangan. Di antaranya dengan melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat dan sweeping ke sejumlah wilayah yang diperkirakan menjadi daerah asal balon udara liar.

"AirNav terus meningkatkan awareness terhadap aktivitas balon udara liar, mengingat potensi dampaknya terhadap operasional navigasi penerbangan menjadi kewaspadaan dan tanggung jawab seluruh stakeholder penerbangan," ujarnya.

Ia menambahkan, AirNav akan melaporkan update informasi terkini, terutama kepada para pengguna jasa untuk memastikan pelayanan navigasi penerbangan diberikan dengan sebaik-baiknya.